Titip Doa Ya!
Catatan kecil di akhir masa SMA
Di waktu waktu begini, pasti kalau bertemu teman-teman, mereka akan bertanya,"mau kuliah dimana?" atau "ambil jurusan apa?" hahaha klasik. Pasti ada yang sudah mengalami dan ada yang akan segera mengalami.
Di waktu waktu begini juga, begitu tentram suasana kelas. Tau kenapa? karena kalau ada pelajaran kosong akhi wa ukhti fillah fil fashl ini bukan lagi ngegenjreng gitar, saudara-saudara. Melainkan, memanfaatkan waktu untuk membahas soal atau memperdalam materi. Ada juga yang meningkatkan keimanan, solat atau tadarus. Allahuakbar!
Diwaktu waktu begini juga kami kami ini gak punya lagi waktu senggang di hari minggu. kenapa? Try Out saudara saudara!
SIBUK! kalau adik-adik kelas bertemu kami kami ini, pasti pada bilang,"Cie, udah mulai sibuk lah yaaa" syukron,dek. Kalian perhatian sekali dengan kami kami ini hihihi
Di saat seperti ini juga, mendadak rasa ingin tahu kami kelewat besar. Hahaha kalau ada kakak-kakak dari PTN yang sosialisasi ke sekolah mereka bukan lagi lelah karena menempuh jarak yang jauh menuju sekolah kami, tapi lelah menjawab pertanyaan kami-kami ini yang tak ada habisnya.
Di saat seperti ini juga, saya dan teman-teman sekelas saya saling menguatkan. Terasa sekali.
Di saat seperti ini juga, waktu terasa amat cepat berlalu. Habis waktu kami untuk belajar ke sekolah, belum lagi yang ada pelajaran tambahan sepulang sekolah. Dan gak tanggung tanggung lagi, pulang nyaris di waktu tidur malam. Duabelas jam lebih kami di luar rumah. remuk rasanya badan adek bang! hahaha
Di saat seperti ini juga, kadang terlintas bahkan terucap kata-kata penyesalan."Kenapa gue gak rajin dari kelas sepuluh, ya?" dan banyak lagi lainnya.
Di saat seperti ini juga, muncul kekhawatiran dalam hati,"Kira-kira bisa kuliah di PTN/PTS itu gak, ya?"
Di saat seperti ini juga, kami dituntut berusaha diluar batas kebiasaan masing-masing. MashaAllah beratnya.
Tapi,
Melihat nikmatnya kakak-kakak kami memakai almamater impian kami jadi kepingin.
Melihat kesempatan lebar untuk bisa membanggakan kedua orangtua, kami jadi semangat empatlima!
Melihat binar mata guru-guru kami yang menyiratkan kebanggaan pada kakak-kakak kami, jadi ingin cepet-cepet kuliah.
Jangan heran ketika melihat siswa kelas 12 yang berubah begitu alim padahal sebelumnya boro-boro mau begitu.
Jangan heran ketika melihat siswa kelas 12 yang begitu nurut sama guru, mijitin guru, nolongin guru kesana kemari.
Jangan heran ketika melihat siswa kelas 12 yang amat berat bawaan bukunya, itu untuk latihan soal dan belajar bareng :p
Jangan heran ketika melihat siswa kelas 12 yang setiap bertemu siapapun yang dikenalnya akan terus minta untuk didoakan.
sesungguhnya, kami-kami ini cuma ingin memantaskan diri
sesungguhnya, kami-kami ini cuma ingin memperbaiki diri
sesungguhnya, kami-kami ini cuma ingin menggapai mimpi-mimpi masa kecil
sesungguhnya, kami-kami ini cuma ingin membanggakan kedua orangtua
sesungguhnya, kami-kami ini cuma ingin berhasil
sesungguhnya, kami-kami ini cuma ingin dikenang karena kebaikan dan prestasi masing-masing
mohon doanya, mohon doanya, mohon doanya.
kami titip doa di tiap sujud, doa, dan dzikir kalian semua.
Di waktu waktu begini, pasti kalau bertemu teman-teman, mereka akan bertanya,"mau kuliah dimana?" atau "ambil jurusan apa?" hahaha klasik. Pasti ada yang sudah mengalami dan ada yang akan segera mengalami.
Di waktu waktu begini juga, begitu tentram suasana kelas. Tau kenapa? karena kalau ada pelajaran kosong akhi wa ukhti fillah fil fashl ini bukan lagi ngegenjreng gitar, saudara-saudara. Melainkan, memanfaatkan waktu untuk membahas soal atau memperdalam materi. Ada juga yang meningkatkan keimanan, solat atau tadarus. Allahuakbar!
Diwaktu waktu begini juga kami kami ini gak punya lagi waktu senggang di hari minggu. kenapa? Try Out saudara saudara!
SIBUK! kalau adik-adik kelas bertemu kami kami ini, pasti pada bilang,"Cie, udah mulai sibuk lah yaaa" syukron,dek. Kalian perhatian sekali dengan kami kami ini hihihi
Di saat seperti ini juga, mendadak rasa ingin tahu kami kelewat besar. Hahaha kalau ada kakak-kakak dari PTN yang sosialisasi ke sekolah mereka bukan lagi lelah karena menempuh jarak yang jauh menuju sekolah kami, tapi lelah menjawab pertanyaan kami-kami ini yang tak ada habisnya.
Di saat seperti ini juga, saya dan teman-teman sekelas saya saling menguatkan. Terasa sekali.
Di saat seperti ini juga, waktu terasa amat cepat berlalu. Habis waktu kami untuk belajar ke sekolah, belum lagi yang ada pelajaran tambahan sepulang sekolah. Dan gak tanggung tanggung lagi, pulang nyaris di waktu tidur malam. Duabelas jam lebih kami di luar rumah. remuk rasanya badan adek bang! hahaha
Di saat seperti ini juga, kadang terlintas bahkan terucap kata-kata penyesalan."Kenapa gue gak rajin dari kelas sepuluh, ya?" dan banyak lagi lainnya.
Di saat seperti ini juga, muncul kekhawatiran dalam hati,"Kira-kira bisa kuliah di PTN/PTS itu gak, ya?"
Di saat seperti ini juga, kami dituntut berusaha diluar batas kebiasaan masing-masing. MashaAllah beratnya.
Tapi,
Melihat nikmatnya kakak-kakak kami memakai almamater impian kami jadi kepingin.
Melihat kesempatan lebar untuk bisa membanggakan kedua orangtua, kami jadi semangat empatlima!
Melihat binar mata guru-guru kami yang menyiratkan kebanggaan pada kakak-kakak kami, jadi ingin cepet-cepet kuliah.
Jangan heran ketika melihat siswa kelas 12 yang berubah begitu alim padahal sebelumnya boro-boro mau begitu.
Jangan heran ketika melihat siswa kelas 12 yang begitu nurut sama guru, mijitin guru, nolongin guru kesana kemari.
Jangan heran ketika melihat siswa kelas 12 yang amat berat bawaan bukunya, itu untuk latihan soal dan belajar bareng :p
Jangan heran ketika melihat siswa kelas 12 yang setiap bertemu siapapun yang dikenalnya akan terus minta untuk didoakan.
sesungguhnya, kami-kami ini cuma ingin memantaskan diri
sesungguhnya, kami-kami ini cuma ingin memperbaiki diri
sesungguhnya, kami-kami ini cuma ingin menggapai mimpi-mimpi masa kecil
sesungguhnya, kami-kami ini cuma ingin membanggakan kedua orangtua
sesungguhnya, kami-kami ini cuma ingin berhasil
sesungguhnya, kami-kami ini cuma ingin dikenang karena kebaikan dan prestasi masing-masing
mohon doanya, mohon doanya, mohon doanya.
kami titip doa di tiap sujud, doa, dan dzikir kalian semua.
aamiin...aamiin...aamiin...
BalasHapussemoga sukses, diberi kelancaran, selalu meminta kepada Allah untuk dimudahkan mendapat yg terbaik dunia dan akhirat.
pengabulan do'a terbaik bukanlah yg paling cepat diterima oleh kita, tapi yang paling memberi manfaat untuk diri dan oranglain.
fighting!
insyaallah. fighting! ^^
BalasHapus^^
Hapus^^
Hapus